Jumat, 05 Oktober 2012

Menguji Server

                                                


       
         Walaupun secara fisik hardware telah dipasang (komputer dan NIC, pengkabelan, konektor, dan HUB, dll), tapi jaringan komputer belum dapat difungsikan. Karena setiap device yang dipasang butuh driver yang harus diinstal dan perlu dikonfigurasikan terlebih dahulu. Dalam buku ini akan dibahas instalasi dan konfigurasi jaringan dengan sistem operasi windows.Selanjutnya akan dilakukan pengujian apakah komputer telah terhubung dengan benar, dan bisa berhubungan dengan jaringan lokal (LAN).

A.     Mengkonfigurasikan Network Interface Card
Network Interface Card (NIC) juga lazim disebut Local Area Network Card (LAN Card). NIC harus dipasang pada komputer, agar komputer dapat “berinteraksi” dengan jaringan. Setelah NIC dipasang pada slot PCI/ISA di mainboard komputer secara benar, Microsoft Windows XP akan menampilkan konfirmasi “Found New Hardware” artinya NIC yang telah dipasang terdeteksi oleh Microsoft Windows XP. Biarkan beberapa menit, sampai NIC siap digunakan, jika NIC merupakan hardware plug and play. Jika tidak, Anda harus menginstall dengan driver yang disertakan dalam pembelian NIC.

B.     Pemasangan Kabel
Ikutilah aturan pemasangan kabel pada RJ-45 (cripping kabel) pada setiap ujungnya seperti pada bab semula. Tancapkan salah satu ujungnya di NIC setiap komputer dan ujung yang lainnya pada hub/switch.

C.     Pengaktifan Hub/Switch
Nyalakan switch dengan baik dan benar.

D.    Memberikan IP Address
IP address dan subnet mask dapat diberikan secara otomatis menggunakan Dynamic Host Configuration Protocol (DHCP) atau diisi secara manual.

Prosedur yang dilakukan untuk mengisikan IP address :

1.      Klik StartControl PanelNetwork and Internet Connections – Network Connections
2.      Klik kanan pada NIC yang tersediaPropertiesNetworking – Internet Protocol (TCP/IP) –
      Properties

3.      Pada IP Address, terdapat dua pilihan:

·        Obtain an IP address automatically

IP address akan diperoleh melalui fasilitas DHCP. DHCP berfungsi untuk memberikan IP address secara otomatis pada komputer yang menggunakan protokol TCP/IP. DHCP bekerja dengan relasi client-server, dimana DHCP server menyediakan suatu kelompok IP address yang dapat diberikan pada DHCP client. Dalam memberikan IP address ini, DHCP hanya meminjamkan IP address tersebut. Jadi pemberian IP address ini berlangsung secara dinamis.

        Specify an IP address

IP address dan subnet mask diisi secara manual.

Keterangan:
Sebagai latihan    IP Addressnya pada komputer 1 adalah 192.168.1.3

                          IP Addressnya pada komputer 2 adalah 192.168.1.4

                          IP Addressnya pada komputer 3 adalah 192.168.1.5 dan seterusnya

                          Subnet mask semua komputer adalah 255.255.255.0

                          Gateway semua komputer adalah 192.168.1.1

                          DNS boleh diisi, boleh juga tidak. Tergantung kecepatan ISP.

Pada Speedy     DNS Prefer adalah 202.134.1.10

                          DNS Alternative adalah 202.134.0.155
 4.      Klik OK
    
E.     Mengidentifikasi Komputer di Dalam Jaringan Komputer

Komputer dengan sistem operasi Microsoft Windows XP di dalam jaringan komputer harus menggunakan nama yang unik untuk menghindari adanya tumpang-tindih dengan komputer lain. Untuk memberikan nama dapat mengikuti langkah-langkah berikut:

1.      Klik Start – Control Panel – Performance and Maintenance – System

2.      Klik Change

Ketikkan nama komputer tersebut, begitu juga pada workgroup.

Catatan:

·        Nama setiap komputer dalam satu jaringan tidak boleh sama

·        Nama workgroup setiap komputer dalam satu jaringan harus sama

3.      Klik OK.

Catatan:

Biasanya komputer minta direstart, restartlah supaya komputer mendeteksi seluruh pengkonfigurasian jaringan secara sempurna.

F.      Menguji Keterhubungan Jaringan Komputer

Setelah proses instalasi dan konfigurasi sistem jaringan selesai, maka perlu dilakukan test/uji.  Hal ini dimaksudkan untuk melihat apakah instalasi (mulai dari memasang kabel sampai dengan konfigurasi sistem secara software) telah dilakukan dengan benar.

Untuk mengetest TCP/IP dapat dilakukan dengan cara berikut:

1.      Klik StartAll ProgramsAccessoriesCommand Prompt

2.      Ketikkan ipconfig

Perintah IPConfig digunakan untuk melihat indikasi pada konfigurasi IP yang terpasang pada Komputer kita. dari gambar diatas kita dapat melihat beberapa informasi penting setelah kita menjalankan perintah IPConfig pada jendela command prompt di komputer kita, misalnya adalah kita bisa melihat Host Name, primary DNS jaringan, physical Address dan sebagainya. Harus diingat bahwa perintah ini dapat dijalankan dengan baik apabila telah terpasang Network Card di komputer anda. Ipconfig menampilkan informasi berdasarkan Network Card yang terpasang.

3.      Pada komputer 1, ketikkan ping 192.168.1.4 untuk mendeteksi keterhubungan dengan komputer 2.

 Catatan:

·        Kalau terdapat tulisan Request timed out berarti setting belum benar

·        Kalau terdapat tulisan Reply ... (0% loss) berarti setting jaringan sudah benar dan Anda dapat bertukar file maupun mencetak melalui jaringan.
 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar